Dear Visitor and reader, pernah kah anda sekalian merasakan rasanya kehilangan seorang dua orang bahkan empat orang teman dan sahabat yang paling dekat dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Yak, di dalam situasi itulah saya terjerembab dan terkurung. Seperti penggalau yang tak kunjung move on kalau lagi mengingat memori terburuk dalam hidup saya ini.
Tapi pembaca dan pengunjung sekalian saya ingat soal ini "Life must go on". Saya sering merasa bodoh kalau ingat semuanya. Tapi terlalu indah sih buat di lupakan. Singkat kata, Saya seperti nggak ada semangat hidup kali itu juga. Tanggal 9 Juli 2011 teman dekat saya Alm. Henry Prayoga Wicaksono telah terlebih dahulu berpulang ke Rahmatullah di akibatkan karena kecelakaan lalu lintas motor di Yogyakarta. Pertama Alm. langsung di larikan ke RS terdekat. Dan kemudian karena mengalami pendarahan dalam akhirnya Alm. meninggal pukul 15.00 WIB.
Kedua, dengan meninggalnya sahabat terdekat saya yang adalah keyboardist dari band saya City in Night. Tanggal 26 Januari 2012. Alm. Amelia Candra Dewi Arkantira. Alm meninggal karena kecelakaan motor di daerah Temanggung. Alm meninggal di TKP pukul 20.00 WIB. Kecelakaan ini mutlak tabrak lari. Jujur, saya down banget saat itu juga. terlebih seperti udah tanpa harap.
Disusul dengan meninggalnya teman sekelas saya Alm. Far Rahadian Hermawan. Alm. meninggal karena kecelakaan lalu lintas di daerah Patal Secang Magelang Jawa Tengah. Good friend, kamsahamnida for would always be good friend :) Cukup shock, shock dan shock lagi. Serasa sakit hati banget untuk ketiga kalinya kehilangan teman. tanggal 3 Maret 2012 in love :)
Dan dear Reader, saya kira cukup saja perasaan kehilangan saya yang amat sangat pahit. Namun, ternyata nggak sampai disitu saja saya kehilangan teman. Belum lama, tanggal 11 April 2012 sahabat seperjuangan saya yang merupakan orang pertama yang saya kenal di kelas semasa SMA ini, yang menemani suka duka saya selama masuk dari awal di SMA ini juga di panggil Allah. Almarhumah Vidia Isabella Ayurshila yang kerap disapa Vidia dan juga Bella. Alm meninggal karena kecelakaan lalu lintas *lagi-lagi* setelah diterjang oleh travel dengan kecepatan yang amat sangat tinggi hingga helm yang di kenakan alm. terlepas dan mengalami luka parah di tulang tengkorak hingga koma selama kurang lebih 3 hari. Dokter saat itu berkata kalau Alm. diberi panjang umur, dia hanya bisa hidup di tempat tidur ngomong pun kesusahan atau bisa di katakan Lumpuh kecuali benar-benar di beri keajaiban oleh Allah. Kami, teman dan seluruh keluarganya tadinya tidak mau berpasrah atau menyerah berdoa. Tapi, mungkin Allah memberi jalan yang terbaik dengan memanggil Alm. Mungkin Allah menyayanginya sehingga tidak ingin Vidia lebih menderita apabila dia panjang umur. Sleeptight dear :)
Sebenarnya berat. Sungguh berat tiada tara kalau harus kehilangan lagi. Karena dia suka duka saya selama masuk SMA ini. Tapi... Ya sudahlah tidur nyenyak teman-temanku :D
Alm. Vidia Isabella Ayurshila :D


No comments:
Post a Comment