Bayu hanya menduga. Ya. Mereka pasti jadian. Tapi itu hanya dugaan. Dugaan yang sangat Bayu yakini.
Akhirnya ia memutuskan untuk memutar balik dan pulang. Bayu mencoba, mencoba untuk tidak memikirkan apa yang tadi ia lihat. Bayu berusaha menganggap bahwa semuanya baik-baik saja. Bayu hanya memejamkan mata untuk menghilangkan apa yang ia pikirkan dan...
Malam yang tidak begitu baik. Agnia harus terburu-buru dan menunggu kekasihnya Duta untuk menjemputnya. Agnia hanya ingin berkata semuanya akan baik-baik saja sama seperti kata Duta ketika Duta datang menjemput Agnia. Ya. Bayu mengalami sebuah insiden tepat sore tadi disaat Bayu mencoba menghilangkan apa yang Bayu lihat. Motornya lepas dari kendalinya saat Bayu berusaha menghindari sebuah becak didepannya dan menghantam mobil dari arah berlawanan.
Keadaan Bayu tidak baik, bahkan tidak sadar. Kehendak lain Tuhan yang masih memberinya hidup kedua dan selamat walaupun mengalami luka yang tidak main-main. Cukup mengejutkan Duta dan Agnia karena jelas Bayu mengalami kecelakaan di depan kompleks Agnia.
Agnia pulang dengan perasaan tidak baik. Sahabatnya Bayu belum sadar. Agnia hanya berulang-ulang mengingat perkataan Duta.
"Bayu kan kuat,"
Senyum mulai mengembang di bibir Agnia meskipun semalam ia memendam perasaan tertekan. Bayu sadar, sudah membaik dan bahkan pulih meski belum diperbolehkan pulang kerumah dan masih rawat inap di rumah sakit. Setidaknya itu sudah cukup mengembalikan mood Agnia sedikit demi sedikit.
Pulang sekolah ini, Agnia dan Duta akan menjenguk Bayu. Agnia berfikir kedatangannya akan memulihkan semangat sembuh Bayu.
"Belum sempat ngucapin ke kalian lho aku. Selamat ya, udah jadian kan. Ikut seneng, Agnia dapet apa yang di pingin-pinginin." Ujar Bayu dengan senyum hangatnya.
"Lah, gausah kamu pikirinlah. Sembuh aja belum becus kamu," celetuk Agnia.
"Ya enggak. Kan ikut seneng kalo sahabatku juga seneng," sahut Bayu.
Duta lebih banyak diam menelan perkataan Bayu. Duta hanya berfikir, disaat seperti ini Bayu juga bisa munafik.
Bayu rupanya membaik, jauh lebih baik dalam keadaan fisiknya meskipun jauh berbeda dengan apa yang hatinya rasakan.
bersambung...
No comments:
Post a Comment